Velove WeddingVelove Wedding
Wedding Service Jakarta

by Velove Wedding

Pernikahan merupakan salah satu momen paling sakral dalam hidup seseorang. Pastinya setiap orang ingin acara tersebut berlangsung sempurna. Mulai dari akad hingga resepsi; semua harus terlihat istimewa. Untuk mencapai impian itu, calon pengantin membutuhkan bantuan tim yang andal dan profesional. Sebagai solusi, Anda bisa menggunakan penyedia Jasa Pernikahan atau sering juga disebut wedding organizer (WO). Namun, dalam memilih vendor jasa pernikahan harus hati-hati. Pasalnya, saat ini, banyak kasus penipuan yang dilakukan oleh layanan sejenis. Lantas, bagaimana menghindari penyedia jasa pernikahan yang abal-abal? Berikut ini ulasan selengkapnya!

  1. Sebelum Menemui Jasa Pernikahan, Periksa Dulu Reputasinya

Mengetahui rekam jejak sebuah perusahaan sangat penting untuk menganalisis seberapa keren kinerjanya. Anda tentu tidak ingin acara berantakan hanya karena tim Wedding Organizer masuk dalam daftar hitam. Jadi, pastikan bisnis yang dijalankan JASA PERNIKAHAN tersebut sudah memiliki izin resmi. Semisal, Anda ingin menggunakan jasa wedding planner Jakarta. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu kualitas layanan vendor tersebut. Mungkin, bisa dengan cara bertanya atau mencari testimoni dari pemakai sebelumnya.

  1. Pastikan Memiliki Kantor Resmi

Seiring perkembangan teknologi, banyak perusahaan yang memanfaatkan konsep virtual office. Artinya, korporasi tersebut tidak memiliki kantor secara fisik, meski terdaftar secara resmi di Indonesia. Begitu pun dengan Wedding Organizer; kadang kala lebih suka menggunakan layanan tersebut. Namun, untuk mencegah penipuan, pastikan penyedia JASA PERNIKAHAN memiliki kantor fisik. Setelah mendapatkan alamat lengkapnya, Anda harus datang langsung ke lokasi. Kemudian, temui pemilik WO tersebut supaya bisa membicarakan konsep yang diinginkan.

  1. Jangan Mudah Tergiur Harga Murah

Belakangan ini, banyak penyedia JASA PERNIKAHAN yang menyediakan paket pernikahan dengan harga terlampau murah. Namun, di balik tawaran menggiurkan tersebut, ada niat untuk melakukan penipuan. Jadi, pilihlah vendor jasa pernikahan yang memasang tarif normal. Kalau punya banyak bujet, lebih baik memilih wedding planner profesional dan tepercaya. Meski Anda harus mengeluarkan biaya mahal untuk memakai jasanya.

  1. Cermati dan Baca Surat Kontrak Berulang Kali

Sudah yakin dengan pilihan Anda? Berarti sekarang saatnya menandatangani surat kerja sama. Tapi, sebelumnya, bacalah surat tersebut berulang kali. Cermati dengan baik setiap kalimatnya. Pastikan tidak ada pihak yang dirugikan selama kontrak berlangsung.

  1. Sebaiknya, Membayar Paket Lewat Kartu Kredit

Sejauh ini masyarakat kita masih lebih sering menggunakan transaksi via transfer bank namun tidak ada salahnya menggunakan pembayaran dengan metode kartu kredit. Pasalnya, kartu kredit dibekali dengan layanan pembatalan transaksi. Jadi, dalam hal ini menggunakan kartu kredit relatif lebih aman karena anda bisa menarik kembali dana yang sudah ditransfer ke rekening lain.

  1. Kalau Terpaksa Harus Tunai, Minta Bukti Pembayarannya

Penyedia jasa Jasa Pernikahan Jakarta mungkin mengandalkan transaksi non-tunai dengan kliennya. Namun, untuk vendor Wedding Organizer yang melayani pengantin di pedesaan, belum tentu menggunakan cara tersebut. Bahkan, sebagian besar masih memakai metode tradisional, yaitu membayar tunai. Jika hal itu yang harus terjadi, Anda harus meminta bukti pembayaran uang muka. Mungkin, bisa menggunakan kuitansi dengan tanda tangan di atas meterai. Meski terlihat ribet, cara ini mampu menghindarkan seseorang dari penipuan.

  1. Meminta Rincian Biaya dari Vendor JASA PERNIKAHAN

Sebelum menandatangani surat kontrak, tidak ada salahnya meminta rincian biaya yang ditawarkan tim JASA PERNIKAHAN. Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari penipuan harga. Jadi, calon pengantin bisa mengetahui secara gamblang; uang tersebut akan dipakai untuk apa.

  1. Tidak Ada Salahnya Meminta Rekomendasi dari Orang Lain

Meski hal ini sangat sepele, dampaknya sangat positif. Dengan bertanya atau meminta saran dari orang lain, Anda bisa menghindari penipuan. Kalau memungkinkan, gunakan tim JASA PERNIKAHAN yang mereka rekomendasikan.

Demikian ulasan seputar cara menghindari Wedding Organizer abal-abal. Waktu pernikahan Anda sudah dekat. Kini, saatnya memilih vendor terbaik untuk menciptakan momen yang sakral dan sempurna.

 

 

<<Wedding Organizer in Jakarta

Spread the love
Velove Wedding
About Velove Wedding
Get Free Wedding Consultation
Wedding Service Jakarta
8 Cara Menghindari Wedding Organizer Abal-Abal