Wedding Photography Jakarta

Wedding Photography Jakarta

Landmark sering menjadi penanda dan penunjuk arah yang memudahkan orang saat berkunjung ke suatu tempat. Di kota besar, bangunan besar dan tinggi seperti monumen nasional, patung pancoran, museum bahari, jembatan tiga, atau tempat ibadah seperti masjid istiqal & gereja katedral bisa menjadi ciri kota tersebut. Belum sah menginjak suatu kota jika belum berkunjung ke bangunan itu. Demikian pula halnya dengan Jakarta. Sebagai ibukota negara, orang mengenal Jakarta dengan berbagai landmark yang tersebar di penjuru wilayah. Beberapa landmark terkenal Jakarta dibangun pada era pemerintahan Presiden Soekarno dan masih berdiri tegak hingga kini. Tiga dekade terakhir, gedung-gedung tinggi tumbuh berhimpitan layaknya hutan beton. Namun, landmark yang ada tetaplah menjadi penunjuk andalan siapapun yang datang ke Kota Metropolitan ini.Mau tahu bangunan apa saja yang menjadi landmark Jakarta dari masa ke masa?

Monumen Nasional

Monas adalah ikon kota Jakarta lokasinya dekat dengan stasiun gambir gondangdia. Tugu ini berbentuk lingga dan yoni, simbol kesuburan dan kesatuan yang harmonis. Mulai dibangun pada tahun 1961, resmi dibuka untuk umum tahun 1975. Monas menjulang tinggi di tengah Lapangan Merdeka dengan mahkota lidah api yang menyala di pucuknya. Masyarakat bisa belajar dan kenal sejarah panjang bangsa Indonesia dengan menelusuri setiap ruangan yang ada di dalam bangunan. Sampai saat ini, Monas selalu menjadi tempat favorit warga untuk berekreasi sambil menikmati pemandangan kota dari bagian atas monumen.

Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI)

Sepasang patung di jalan thamrin sedang memegang bunga dan melambaikan tangan, seolah mengatakan selamat datang kepada orang-orang yang tiba di Jakarta. Itulah Monumen Selamat Datang yang berada di tengah Bundaran HI yang didirikan untuk menyambut perhelatan akbar ASIAN GAMES IV 1962. Patung ini dibangun dalam kurun waktu satu tahun. Kini, patung tersebut adalah saksi bisu hiruk pikuk lalu lintas dan keramaian aktivitas warga ibukota. Bundaran HI pun terkenal sebagai tempat berkumpul masyarakat saat car free day, malam pergantian tahun, atau aksi unjuk rasa.

Patung Dirgantara

Masyarakat lebih mengenalnya dengan Patung Pancoran, yang didirikan untuk menunjukkan kejayaan bangsa Indonesia dalam dunia dirgantara. Selesai dibangun tahun 1966, patung ini berlokasi di pintu gerbang Jakarta dari arah Bandara Halim Perdanakusuma. Sekarang patung tersebut berdiri di tengah lalu lintas kota yang semakin padat. Ia selalu menjadi pusat perhatian bagi siapapun yang tengah terjebak kemacetan di Simpang Pancoran atau ruas tol dalam kota.

Patung Jenderal Sudirman

Diresmikan tahun 2003, patung ini dibangun dalam satu garis lurus dengan Patung Pemuda Membangun dan Monumen Nasional. Kharisma Jenderal Sudirman coba digambarkan lewat patung ini, yang berdiri tegak dalam sikap hormat. Namun, keberadaan patung tersebut sempat memicu perdebatan karena dianggap tak sepatutnya Sang Jenderal berdiri di situ menghormati siapa saja yang lalu lalang di jalanan. Meskipun demikian, hingga kini patung itu tetap tegak di sana sebagai pengingat bahwa bangsa ini besar karena jasa pahlawan. Salah satunya adalah Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Jembatan Semanggi

Bagi Presiden Soekarno, semanggi adalah lambang persatuan. Jembatan Semanggi tak sekadar menjadi titik temu berbagai wilayah Jakarta, tetapi juga simbol kesatuan bangsa Indonesia. Filosofi itu diangkat dalam pembangunan jembatan ini pada tahun 1961. Kehadiran Simpang Susun Semanggi pada tahun 2017 diharapkan dapat mengurangi beban kemacetan yang selama ini ditanggung oleh Jembatan Semanggi. Tak hanya itu, Simpang Susun Semanggi turut mempercantik pemandangan ibu kota pada malam hari dengan cahaya lampu warna-warni yang dipasang sepanjang badan jembatan tersebut. Itulah landmark Jakarta dari masa ke masa. Bukan tak mungkin akan ada bangunan lain yang menjadi ikon kota dalam beberapa tahun ke depan. Jakarta pun terus berbenah diri dengan pembangunan di berbagai sisi kota. Bagaimana dengan daftar landmark Jakarta versi Anda?

Jakarta

Next

Spread the love